Berita Update Miripan's

Ditjen Pendis Kementerian Agama RI

Selamat Datang Peserta didik Baru Tahun Ajaran 2015-2016
Tampilkan postingan dengan label Artikel Kiriman. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel Kiriman. Tampilkan semua postingan

Lulusan Madrasah Jatim Harus Berkompetensi Komputer Bertaraf Internasional

Rabu, 31 Oktober 2012



KBRN 22/10/2012, Surabaya: Madrasah di Jawa Timur menjadi Project Pilot dalam penerapan akreditasi bertaraf Internasional oleh Kementerian Agama RI dalam Program Sertivikasi Kompetensi Komputer yang di berikan secara bertahap kepada siswa-siswi Madrasah Aliyah maupun Tzanawiyah.
Terdapat 4ribu Madrasah/Pesantren yang di proyeksikan akan mendapatkan uji kompetensi berstandard Internasional dari ICDL (Internasional Computer Driving License) ini.
Menurut Direktur Jendral Pendidikan Islam Kementerian Agara RI, Prof. Dr. Nursyam, M.Si, program yang digulirkan tersebut direncanakan akan rampung pada akhir tahun 2013 mendatang, dan bisa dimanfaatkan oleh lulusan Madrasah untuk bisa bersaing di dunia kerja yang sangat kompetitif.
"Ada banyak kritikan terhadap kualitas Madrasah kita terutama mengenai kualifikasi terkait penguasaan teknologi informasi, dan salah satu yang dilakukan untuk menjawab kritakan itu kita melakukan kerja sama untuk sertivikasi ICDL di madrasah-madrasah yang kita miliki," ungkap Prof. Dr. Nursyam, M.Si di sela-sela Peresmian pelaksanaan program ICDL di madrasah Aliyah dan tzanawiyah seluruh Jawa Timur, Senin (22/10).
Menurut mantan Rektor IAIN Sunan Ampel ini, nantinya dengan adanya kerjasama yang dilakukan ini, ICDL certificate akan menjadi tolok ukur untuk mengasah kemampuan dan keterampilan Komputer bagi para pelajar khususnya siswa dan siswi di Madrasah, sehingga pelajar Madarasah tidak perlu minder untuk bisa bersaing dengan Lembaga pendidikan sejenis.
"Kerjasama ini dalam jangkan lima tahun,sehingga jika tiap tahun kita bisa melakukan sertivikasi komputer bagi 4ribu madrasah itu berarti dalam jangka 5 tahun kita bisa melakukan uji kompetensi berstandard Internasional bagi 20ribu madrasah," tambahnya.
Kerjasama yang dilakukan dalam kompetensi bidang keahlian Komputer bagi siswa-siswi Madrasah ini ditambahkan Nursyam juga di barengi dengan pemberian alat komputer bagi Madrasah yang ada, dengan begitu tidak hanya standard kompetensi yang di genjot, namun juga prasarana dan sarana penunjang juga disediakan. 
"Kita mempunyai sekema program bantuan lab komputer, dan itu akan disinergikan dengan program uji kompetensi berstandard Internasional dari ICDL," pungkasnya. (Benny Hermawan/AKS)
(Editor : Agus K Supono)
Read Post | komentar (1)

Apakah Malam “Nisfu Sya’ban” itu, Keutamaannya apa!

Rabu, 04 Juli 2012

PSM'Ers Apa yang menyebabkan malam Nisfu Sya’ban ini besar artinya bagi umat Muslim ? Berikut ini diceritakan seperti yang di alami Rasulullah Saw:
Kebesaran hari ini diterangkan oleh Rasulullah saw. ” Malaikat Jibril mendatangiku pada malam Nishfu (15) Sya’ban, seraya berkata, ” Hai Muhammad, malam ini pintu-pintu langit dibuka. Bangunlah dan Shalatlah, angkat kepalamu dan tadahkan dua tanganmu kelangit .”
Rasulullah saw bertanya, ” Malam apa ini Jibril ?”
Jibril menjawab. ” Malam ini dibukakan 300 pintu rahmat. Tuhan mengampuni kesalahan orang yang tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu, kecuali tukang sihir, tukang nujum, orang bermusuhan, orang yg terus menerus minum khamar (arak atau minuman keras), terus menerus berzina, memakan riba, durhaka kepada ibu bapak, orang yang suka mengadu domba dan orang yang memutuskan silaturahim. Tuhan tidak mengampuni mereka sampai mereka taubat dan meninggalkan kejahatan mereka itu .”
Rasulullah pun keluar rumah, lentas mengerjakan shalat (sendirian) dan menangis dalam sujudnya, seraya berdoa :
.” Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari azab dan siksa-Mu serta kemurkaan-Mu
Tiada kubatasi pujian-pujian kepada-Mu sebagaimana Engkau memuji diri-Mu, maka bagi-Mu lah segala pujia-pujian itu hingga Engkau rela .” (HR Abu Hurairah)
KEUTAMAAN MALAM NISFU SYA’BAN
Adapun keutamaan bulan Sya’ban lainnya akan lebih jelas lagi dalam hadis-hadis berikut:

Hadis Pertama
Aisyah RA bercerita bahwa pada suatu malam dia kehilangan Rasulullah SAW, ia keluar mencari dan akhirnya menemukan beliau di pekuburan Baqi’, sedang menengadahkan wajahnya ke langit.  Beliau berkata, “Sesungguhnya Allah Azza Wajalla turun ke langit dunia pada malam Nishfu Sya’ban dan mengampuni (dosa) yang banyaknya melebihi jumlah bulu domba Bani Kalb.” (HR Turmudzi, Ahmad dan Ibnu Majah)

Hadis Kedua
Diriwayatkan oleh Abu Musa Al-Asy’ari RA bahwa Rasulullah SAW bersabda, “ “Sesungguhnya Allah pada malam Nishfu Sya’ban mengawasi seluruh mahluk-Nya dan mengampuni semuanya kecuali orang musyrik atau orang yang bermusuhan.” (HR Ibnu Majah)

Hadis Ketiga
Diriwayatkan dari Ali bin Abi Thalib KW bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Jika malam Nishfu Sya’ban tiba, maka salatlah di malam hari, dan berpuasalah di siang harinya, karena sesungguhnya pada malam itu, setelah matahari terbenam, Allah  turun ke langit dunia dan berkata, ‘Adakah yang beristighfar kepada Ku, lalu Aku mengampuninya, Adakah yang memohon rezeki, lalu Aku memberinya rezeki , adakah yang tertimpa bala’, lalu Aku menyelamatkannya, adakah yang begini (2x), demikian seterusnya hingga terbitnya fajar.”  (HR Ibnu Majah).
Demikianlah keutamaan dan kelebihan malam Nishfu Sya’ban, marilah kita manfaatkan malam yang mulia ini untuk mendekatkan diri dan memohon sebanyak-banyaknya kepada Allah.
Oleh karena itu sahabatku, malam tersebut sangatlah baik untuk beribadah dan memohon ampunan (bertaubat) atas segala hal buruk yang kita lakukan, dan semoga Allah swt menerima segala amal ibadah dan mengampuni dosa-dosa dan kesalahan kita . . Amiin .

Rasulullah bersabda: “Barang siapa yang mengingatkan sesama tentang kedatangan bulan ini. Maka api neraka haram baginya.”

Berdasarkan informasi, 15 Sya’ban jatuh pada Kamis tanggal 5 Juli 2012
(Malam Nisfu Sya’ban pada hari Rabu tgl 4 Juli 2012 Malam Kamis sejak terbenamnya matahari)

Read Post | komentar

Pentingnya Mengetahui....

Selasa, 03 Juli 2012

Pentingnya mengetahui dimensi masa depan ISLAM - Nubuwah Rasulullah Saw berdimensi masa depan. Betapa banyak orang yang mengaku Muslim, hidup jahiliyah serta misi imprilasme Negara-negara asing. Akibatnya, bangsa ini bukan saja kehilangan rasa takutnya kepada Allah, tapi juga kehabisan rasa malunya kepada Rasulullah Saw. Dahulu, Rasulullah Saw mengangkat harkat dan martabat umatnya dengan Al-Qur’a...n. Tapi kini, memang ada orang Islam yang memahami Al-Qur’an dan mengamalkan isinya. Celakanya, terdapat orang Islam yang memahami Al-Qur’an tapi tidak mengamalkan isinya. Lebih celaka lagi orang yang mengaku Islam, tapi tidak memahami Al-Qur’an, dan tidak mengamalkan ajaran Al-Qur’an.

Rasulullah Saw telah menubuwahkan akan datangnya suatu zaman setelah beliau, yang menimpa umat manusia sebagaimana sabdanya:

يَأْتِيْ عَلَى النَّاسِ زَمَانٌ مَا الإِسْلاَمُ إِلاَّ اِسْمُهُ ، وَمَا القُرْآنُ إِلاَّ رَسْمُهُ ، وَمَا المْسْجِدُ إِلاّ بُنْيَانَهُ يَتَابَاهُ بِهِ النَّاسُ [الطبراني]

“Akan datang suatu zaman pada manusia tiada tinggal dalam Islam kecuali namanya, tiada tinggal dalam Alqur’an kecuali tulisannya, dan masjid-masjidnya tinggal menjadi bangunan megah.” (HR. Ath-Thabrani)

Nabi Muhammad SAW memprediksi prilaku mungkar dimasa depan bagaimana kebanyakan umat dalam beragama

إِذَا كَانَ آخِرُ الزَّمَانِ كَانَ قِوَامُ دِيْنِ النَّاسِ وَدُنْيَاهُمْ الدَّرَاهِمَ وَالدَّنَانِيْرَ [رواه الطبراني]

“Kelak di akhir zaman, masalah Agama dan keduniaan mereka dinilai berdasarkan berapa uang dirham dan dinar yang mereka miliki.” (HR. Ath-Thabrani)

Apabila parameter martabat seseorang ditentukan oleh harta yang mereka miliki, menunjukkan tidak memiliki prestasi kebajikan yang patut dibanggakan. Keshalihan dipatokin sama harta, Setiap orang akan berusaha mencari harta untuk mendapatkan wibawa dan kehormatan, sekalipun harta diperoleh dengan cara haram dan tidak bermoral.

Rasulullah Saw bersabda:

يَكُوْنُ فِي آخِرِ الزَّمَانِ عُبَّادٌ جُهَّالٌ وَقُرَّاءٌ فَسَقَةٌ [ أبو نعيم والحاكم ]

“Akan muncul di akhir zaman orang-orang yang tekun beribadah adalah bodoh, sedang para ulama’ rusak moral dan pikirannya.” (HR. Abu Nu’aim dan Hakim)

Ujian Keimanan di Akhirzaman harus mendapat perhatian, betapa banyaknya firman Allah SWT mengenai sangkaan yang diluar harapan terjadi ketika dialam baka, sebuah sangkaan yang mendatangkan penyesalan karena tidak memperhatikan ayat-ayat Allah SWT dan Para Nabi serta pengikutnya dalam mengamalkannya. Karena Islam diawali dengan IQRO bacalah sebagai ayat pertama kali yang turun, kecelakaan kebanyakan karena kita tidak fokus kepada Petunjuk Allah SWT

“Dan sesungguhnya syaitan-syaitan itu benar-benar menghalangi mereka dari jalan yang benar dan mereka menyangka bahwa mereka mendapat petunjuk.” (QS. Az-Zukhruf [43]: 37)

“Yaitu orang-orang yang telah sia-sia perbuatannya dalam kehidupan dunia ini, sedangkan mereka menyangka bahwa mereka berbuat sebaik-baiknya.” (QS. Al-Kahfi [18]: 104)

“Janganlah sekali-kali kamu menyangka, bahwa orang-orang yang gembira dengan apa yang telah mereka kerjakan dan mereka suka supaya dipuji terhadap perbuatan yang belum mereka kerjakan, janganlah kamu menyangka bahwa mereka terlepas dari siksa, dan bagi mereka siksa yang pedih.” (QS. Ali-Imran [3]: 188)
Read Post | komentar

( TELADAN ) ABU HANIFAH PEDAGANG YANG SHALEH

Senin, 02 Juli 2012

Gak sekedar shaleh biasa, tapi luar biasa jika anda baca dikisah ini, ya beliaulah Abu Hanifah dikenal salah satu Imam Mahzab Hanafi, inilah kegiatan salah seorang Ulama besar dan teladan yang namanya dikenal hingga kini. Abu Hanifah Ia berdagang al-Khiz (tenunan dari sutera dan bulu) dan bermacam pakaian yang terbuat darinya. Ia berdagang pulang perg...i dari kota ke kota yang berada di Iraq. Ia memiliki sebuah toko terkenal yang didatangi oleh banyak pengunjung karena mereka mendapati Abu Hanifah sebagai orang yang jujur dan amanah, di samping, mereka juga mendapatkan barang yang bagus di tokonya. Dari perdagangannya tersebut Abu Hanifah diberi anugerah oleh Allah berupa kekayaan yang melimpah.

Jika sampai masa satu tahun dari perdagangannya ia menghitung seluruh laba dan kemudian mengambil dari laba tersebut apa yang mencukupinya, setelah itu sisanya ia belikan barang-barang kebutuhan bagi para Qari, ahli hadits, ulama fiqih dan para penuntut ilmu dan juga membelikan makanan dan pakaian bagi mereka. Kemudian setiap dari mereka diberi sejumlah uang seraya berkata, “Ini adalah laba dari barang dagangan kalian yang diberi oleh Allah melalui tanganku, Demi Allah aku tidaklah memberi kalian sedikitpun dari hartaku, akan tetapi ia adalah karunia dari Allah bagi kalian melalui tanganku. Tidaklah seseorang memiliki daya untuk mendapatkan rizki kecuali dari Allah.”

Kabar tentang kedermawanan Abu Hanifah telah tersebar di timur dan barat, khususnya di kalangan para sahabat dan teman dekatnya. Sebagai suatu contoh, pada suatu hari seorang temannya pergi ke tokonya dan berkata,
“Sesungguhnya aku membutuhkan pakaian dari bahan al-Khizz, wahai Abu Hanifah.”
Abu Hanifah bertanya,”Apa warnanya?”
Orang itu menjawab, “Begini dan begini.”
“Sabar dan tunggulah sampai aku mendapatkan pakaian tersebut,” kata Abu Hanifah.
Seminggu kemudian pakaian yang dipesan telah jadi, maka tatkala temannya itu melewati toko, Abu Hanifah memanggilnya dan berkata,
“Aku punya pakaian yang kamu pesan.”
Temannya merasa gembira dan bertanya kepada Abu Hanifah,
“Berapa aku harus membayar pegawaimu?”
“Satu dirham,” jawab Abu Hanifah.
Ia merasa heran dan bertanya lagi, “Cuma satu dirham?”
“Ya,” kata Abu Hanifah
Temannya berkata, “Wahai Abu Hanifah, engkau tidak sedang bergurau bukan?”

Abu Hanifah manjawab, “Aku tidaklah bergurau, karena aku telah membeli pakaian ini dan yang satunya lagi dengan harga dua puluh dinar emas plus satu dirham perak, kemudian aku menjual salah satunya dengan dua puluh dinar emas sehingga tersisa satu dirham. Dan aku tidak akan mengambil untung dari teman dekatku sendiri.”

Pada waktu yang lain ada seorang perempuan tua datang ke tokonya dan memesan sebuah baju dari bahan al-Khizz, tatkala Abu Hanifah memberikan baju pesanannya, perempuan tua tadi berkata, “Sungguh aku adalah seorang perempuan yang sudah tua dan aku tidak tahu harga barang sedangkan baju pesananku adalah amanah seseorang. Maka juallah baju itu dengan harga belinya kemudian tambahkan sedikit laba atasnya, karena sesungguhnya aku orang miskin.”

Abu Hanifah menjawab, “Sesungguhnya aku telah membeli dua jenis pakaian dengan satu akad (transaksi), kemudian aku jual salah satunya kurang empat dirham dari harga modal, maka ambillah pakaian itu dengan harga empat dirham itu dan aku tidak akan meminta laba darimu.”

Pada suatu hari, Abu Hanifah melihat baju yang sudah usang sedang dipakai oleh salah seorang teman dekatnya. Ketika orang-orang-orang telah pergi dan tidak ada seorangpun di tempat itu kecuali mereka berdua, Abu Hanifah berkata kepadanya, “Angkat sajadah ini dan ambillah apa yang ada di bawahnya.” Maka temannya mengangkat sajadah tersebut, tiba-tiba ia menemukan di bawahnya seribu dirham. Kemudian Abu Hanifah berkata, “Ambil dan perbaikilah kondisi dan penampilanmu.” Akan tetapi temannya kemudian berkata, “Sesungguhnya aku seorang yang mampu (berkecukupan) dan sungguh Allah telah memberiku nikmat-Nya sehingga aku tidak membutuhkan uang tersebut.”

Berkata Abu Hanifah, “Jika Allah telah memberimu nikmat, maka di mana bekas dan tanda nikmata-Nya itu? Tidakkah sampai kepadamu bahwasanya Rasulullah SAW telah bersabda, “Sesungguhnya Allah suka melihat bekas nikmat-Nya pada diri hamba-Nya.” Karena itu, seyogyanya kamu memperbaiki penampilanmu agar temanmu ini tidak sedih melihatnya.”

Kedermawanan Abu Hanifah dan kebaikannya kepada orang lain telah sampai pada taraf di mana bila ia memberikan nafkah kepada keluarganya, maka ia pun mengeluarkan jumlah yang sama untuk orang lain yang menghajatkannya. Dan jika ia memakai baju baru maka ia akan membelikan orang-orang miskin baju yang seharga dengan baju barunya. Jika dihidangkan makanan di hadapannya, maka ia akan mengambil dua kali lipat dari apa yang biasa ia makan kemudian ia berikan kepada orang fakir.

Di antara hal yang diriwayatkan darinya adalah janjinya yang tidak akan bersumpah atas nama Allah di sela-sela perkataannya kecuali ia akan bersedekah dengan satu dirham perak. Kemudian lama-kelamaan janji pada dirinya itu ditingkatkan menjadi satu dinar emas. Sehingga setiap ia bersumpah atas nama Allah maka ia akan bersedekah sebanyak satu dinar.

Hafsh bin Abdur Rahman merupakan relasi dagang Abu Hanifah dalam sebagian perniagaannya. Ia menyiapkan barang-barang dagangan berupa al-Khizz dan mengirimnya bersamanya (Hafsh) ke sebgian kota yang ada di Iraq. Pada suatu waktu beliau menyiapkan untuk dibawa Hafsh barang dagangan yang banyak dan memberi tahu kepadanya bahwa di antara barang-barang tersebut ada yang cacat, ia berkata, “Apabila kamu mau menjualnya maka terangkanlah kepada pembeli tentang cacat yang ada pada barang tersebut.”

Maka kemudian Hafsh menjual semua barang yang dititipkan dan ia lupa untuk memberi tahu sebagian barang yang ada cacatnya kepada para pembeli. Ia telah berupaya mngingat-ingat orang-orang yang telah membeli barang yang ada cacatnya tersebut, tetapi tidak berhasil. Maka tatkala Abu Hanifah tahu akan hal itu dan tidak mungkinnya mengenali orang-orang yang telah membeli barang yang cacat itu, hatinya tidak tenang sampai ia bersedekah dengan harga semua barang yang diperdagangkan oleh Hafsh.

Di samping semua sifat yang telah disebutkan di atas, ia juga seorang yang baik dalam bergaul dengan orang lain, teman dekatnya akan merasa bahagia bila bersamanya dan orang yang jauh darinya tidak akan merasa tersakiti bahkan musuhnya sekalipun. Salah seorang sahabatnya pernah berkata, aku telah mendengar Abdullah bin al-Mubarak berkata kepada Sufyan ats-Tsauri, “Wahai Abu Abdillah, betapa jauhnya Abu Hanifah dari sifat menggunjing, aku sama sekali tidak pernah mendengar ia berkata tentang kejelekan musuhnya.” Maka Abu Sufyan berkata, “Sesungguhnya Abu Hanifah sangat waras sekali sehingga tidak mungkin melakukan hal yang dapat menghapus kebaikan-kebaikannya.”

Abu Hanifah adalah orang yang pandai mengambil hati manusia dan berusaha keras untuk melanggengkan persahabatan dengan mereka. Seperti diketahui bahwasanya jika saja ada orang asing yang duduk di majlisnya tanpa ada maksud dan keperluan, maka jika orang itu hendak pergi ia bertanya kepadanya, apabila orang itu mempunyai kebutuhan maka ia akan membantunya dan apabila sakit ia akan menjenguknya sampai orang itu menjadi teman yang dekat dengannya.

Di samping yang telah disebutkan itu semau, ia juga adalah seorang yang banyak berpuasa dan bangun malam (untuk shalat), berteman dengan al-Qur'an serta beristighfar meminta ampunan Allah pada penghujung malam.
Dan di antara sebab ketekunannya dalam beribadah dan semangatnya adalah karena pada suatu waktu ia bertemu dengan sekelompok orang, lalu ia mendengar mereka berkata, “Sesungguhnya orang yang kamu lihat ini tidak pernah tidur malam.” Maka, begitu telinganya menangkap apa yang mereka katakan itu, berkatalah ia di dalam hati, “Sesungguhnya diriku di sisi manusia berbeda dengan apa yang aku lakukan di sisi Allah. Demi Allah, sejak saat ini tidak boleh ada lagi orang yang berkata tentangku apa yang tidak aku lakukan. Aku tidak akan tidur di malam hari hingga aku menjumpai Allah (wafat).”

Kemudian mulai hari itu, ia menghidupkan seluruh malamnya dengan beribadah kepada Allah. Di saat malam telah menjelang dan punggung telah menuju ke peraduan (tenggelam dalam tidur), ia bangun malam lalu memakai pakaian yang paling bagus, merapikan jenggot, memakai minyak wangi dan berhias, kemudian menuju mihrabnya dan mulai menghidupkan malam dengan khusyu' beribadah kepada Allah, larut dalam membaca al-Qur'an atau berdoa menengadahkan tangannya kepada Allah dengan penuh ketundukan.

Bisa jadi, ia membaca al-Qur'an 30 juz dalam satu rakaat atau mungkin saja ia menghidupkan seluruh malamnya dengan satu ayat saja.

Di dalam sebuah riwayat disebutkan bahwasanya pada suatu malam, ia menghidupkan seluruh malam dengan mengulang-ulang firman Allah ‘Azza wa Jalla yang artinya, “Sebenarnya hari kiamat itulah hari yang dijanjikan kepada mereka dan kiamat itu lebih dahsyat dan lebih pahit.” (al-Qamar:46) Sembari menangis tersedu-sedu, sebuah tangisan yang mengiris hati.

Abu Hanifah dikenal sebagai orang yang melakukan shalat Shubuh dengan wudhu shalat 'Isya selama empat puluh tahun, tidak pernah sekal pun ia meninggalkan kebiasaan itu. Demikian juga, ia dikenal sebagai orang yang menghatamkan al-Qur'an di satu tempat di mana ia meninggal sebanyak 7000 kali.

Jika membaca surat az-Zalzalah, tubuhnya gemetar dan hatinya dirundung rasa ketakutan dan serta-merta ia memegang jenggotnya seraya mulai melantunkan,
Wahai Dzat Yang membalas kebaikan dengan kebaikan walaupun hanya seberat dzarrah
Wahai Dzat Yang membalas kejelekan dengan kejelekan walaupun seberat dzarrah
Berilah perlindungan kepada hamba-Mu yang bernama an-Nu'man dari api neraka
Jauhkanlah antara dirinya dengan sesuatu yang dapat mendekatkannya dari neraka
Dan masukkanlah ia ke dalam luasnya rahmat-Mu, wahai Yang Maha Pengasih dari sang pengasih

(SUMBER: Hayaah at-Taabi’iin karya Dr. Abdurrahman Ra`fat al-Basya, Jld.VI, h.127-144)
Read Post | komentar

USIA BUKAN KENDALA BELAJAR TEKNOLOGI

Minggu, 01 Juli 2012

Rasa takut dalam mengoperasikan peralatan teknologi yang telah menjamur di zaman computeraize ini terkadang masih ada orang-orang yang enggan memanfaatkannya. Rasa Takut ini muncul dikarenakan nilai beli suatu peralatan teknologi masih dibilang cukup mahal dengan asumsi bila terjadi kerusakan akan membutuhkan biaya yang mahal juga. Selain itu teguran atau celaan dari orang-orang disekitarnya dapat menambah enggan menyentuh peralatan teknologi tersebut.

Usia empat puluh tahun keatas bagi semua orang, bukan hal yang mudah untuk belajar mengikuti setiap perubahan sekaligus menguasai suatu peralatan teknologinya. Hal ini tentu sangat jauh berbeda bagi mereka yang termasuk usia produktif dalam bekerja, mereka tentunya berlomba-lomba untuk mempelajari dan menguasai teknologi tersebut, termasuk di dalamnya perolehan prestasi yang dicita-citakan. Kenyataan ini dialami para sebagian guru Taman Kanak-Kanak (TK) di beberapa wilayah kabupaten Nganjuk. Mereka telah cukup lama berkecimpung di dunia pendidikan tetapi sejak awal tidak ada tuntutan untuk menyetuh atau mempelajari hal-hal yang berbau teknologi baik diterapkan saat mengajar atau digunakan untuk membuat bahan laporan.
Kesibukan sebagai guru Taman kanak-Kanak (TK) saat di sekolah, sebagai ibu rumah tangga saat di rumah, dan terlibat dalam kegiatan-kegiatan lain di luar rumah, membuat para pengajar TK ini sudah merasa terpenuhi semua aktifitas hidup yang dijalaninya. Sadar atau tidak perubahan zaman menuntut lain, dalam era teknologi saat ini atau lebih populer dengan istilah Teknologi Informasi (TI) dengan peralatannya adalah komputer. Hadirnya komputer seharusnya membuat suatu pekerjaan semakin terbantu karena segala aktifitas akan terasa lebih mudah. Selain itu alat komunikasi ini yang interaksinya berlangsung terus menerus, tidak mengenal jarak dan waktu. Hal inilah seharusnya di sadari oleh para pengajar TK seperti pembuatan Rencana Harian Kegiatan (RKH) untuk setiap mengajar, tidak lagi ditulis tangan atau diketik secara manual dengan mesin ketik.
Seperti diketahui pendidikan sepanjang hayat atau lebih dikenal Life Long Education adalah suatu konsep tentang belajar terus menerus dan berkesinambungan (continuing-learning) dari buaian sampai akhir hayat, sejalan dengan fase-fase perkembangan pada manusia. Fase merupakan perkembangan pada masing-masing individu harus dilalui dengan belajar secara terus menurus agar dapat memenuhi tugas-tugas perkembanganya, maka belajar dimulai dari masa kanak-kanak, remaja, dewasa dan bahkan masa tua.
Belajar sepanjang hayat dapat dilakukan dimana saja, kapan saja, dimulai dari lingkungan keluarga, pendidikan formal dari kelompok bermain / TK sampai pendidikan tinggi. Bila pendidikan masih dirasa tidak mencukupinya dapat melalui pendidikan non formal guna meningkatkan kompetensi diri seperti yang akan dilakukan para guru TK karena adanya minat dan kemauan untuk terus belajar.
Berawal dari kedatangan wakil utusan bernama Bu Pujiutami,Spd. Msi. dari para guru Taman Kanak-kanak (TK) wilayah Kabupaten Nganjuk menemui Kepala UPTD SKB Nganjuk pada pertengahan bulan Oktober tahun 2011 di kantor SKB. Maksud dan tujuan wakil para guru TK tersebut yakni; agar guru-guru TK yang belum mengenal komputer tetapi berkeinginan belajar supaya SKB menfasilitasi baik secara bimbingan dan pendampingan dalam proses belajarnya. Dra. Elok Wahyu Widayatri, M.Pd selaku Kepala SKB menerima maksud baik utusan guru TK tersebut dengan pengaturan jadual pertemuan di atur sesuai kesepakatan.
Ada beberapa alasan mengapa lembaga SKB yang dipilih oleh para guru TK untuk memenuhi kebutuhan belajarnya, yakni ; Pertama SKB dan TK adalah sama-sama lembaga pemerintah sehingga bila ibu-ibu guru TK belajar komputer tidak merasa malu karena faktor usia dan terlambat untuk belajar, Kedua SKB Nganjuk memiliki nara sumber yang mampu untuk mengajar bidang komputer sesuai keinginan para guru TK, Ketiga SKB Nganjuk yang telah dikenal membantu masyarakat dalam pendidikan non formal juga memiliki sarana dan prasarana komputer dan lainnya sesuai kebutuhan.
Sedangkan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) salah satu tugas pokoknya memberikan percontohan dan pengendalian mutu program pendidikan non formal, antara lain; pemberian motivasi pada masyarakat agar mau dan mampu menjadi tenaga pendidik dalam melaksanakan azas saling membelajarkan, penyusunan dan pengadaan sarana belajar muatan local dan penyediaan sarana dan fasilitas belajar sehingga terciptalah masyarakat yang gemar belajar.
Keterbatasan sarana dan prasarana SKB Nganjuk menyebabkan jumlah peserta terbagi atas 2 kelompok dimana masing-masing kelompok berjumlah 12 orang. Sedangkan jumlah komputer SKB yang tersedia hanya 10 unit maka keterbatasan ini solusinya, bagi peserta yang memiliki laptop atau notebook saat belajar disarankan untuk dibawa agar kegiatan belajar berjalan lancar.
Mengingat yang diajar ini adalah ‘orang tua’ maka metode belajar andragogi dianggap cocok dalam pembelajaran ini sesuai dengan teori Malcolm Knowles, antara lain:
- Konsep diri : para guru TK yang lebih dikenal dengan julukan Bunda karena dalam keseharian adalah mengajar anak-anak usia 5 – 6 tahun. Jadi mereka secara psikologis harus dipandang atau dihargai sebagai sosok seorang Ibu yang selalu dianut oleh anak didiknya dan sekaligus diperlakukan dalam kepribadian yang utuh. Sehingga dalam memberi pelajaran kursus komputer jangan terlalu mengurui atau beorientasi pada pemenuhan target penguasaan materi tetapi lebih pada pemenuhan kebutuhan pengetahuan dan ketrampilan pada masing-masing individu.
- Peranan Pengalaman : Setiap guru TK tentunya memiliki pengalaman yang berbeda-beda karena latar belakang yang berbeda pula, ini yang harus jadi pegangan dalam mengajar. Disamping diketahui bahwa bertambahnya usia akan muncul sifat sering pelupa, sulit untuk belajar dan kemunduran fisik (lihat dan dengar), hal ini yang harus dihilangkan dari pikiran pengajar. Maka yang harus dilakukan seorang pengajar/nara sumber adalah sifat telaten dan kesabaran dalam bimbingan pembelajaran ini,misalnya; sifat lupa para guru TK dapat ditutupi dengan latihan berulang-ulang sampai paham benar suatu materi yang disampaikan. Sulit untuk belajar dengan cara selalu di motivasi dalam belajarnya dan kemunduran fisik bimbingannya jangan terlalu cepat atau terlambat dalam pengajarannya.
- Kesiapan Belajar : Para guru TK yang belajar komputer bukan belajar secara urut dari tahap awal hingga akhir untuk menguasai suatu program komputer, tetapi mereka lebih banyak memilih mana-mana yang harus dipelajari yang sesuai dengan kebutuhan untuk dunia kerjanya. Nara Sumber harus pandai-pandai memilah materi mana yang dibutuhkan untuk dipelajari dan materi mana yang harus ditinggalkan atau tidak dipelajari suatu program komputer.
- Orientasi Belajar : Para guru TK ini kecenderungan memiliki orientasi belajar yang berpusat pada pemecahan permasalahan yang dihadapi (Problem Centered Orientation). Hal ini dikarenakan belajar merupakan kebutuhan untuk menghadapi permasalahan yang dihadapi dalam kehidupan keseharian, terutama dalam kaitannya dengan fungsi dan peranan sosialnya. Sehingga para guru TK dalam belajarnya lebih bersifat memanfaatkan waktu secepat mungkin. Sikap nara sumber dalam pengajaran materi computer hendaknya bersifat praktis dan dapat segera diterapkan di dalam kenyataan sehari-hari. Adapun kegiatan kursus ini yang dipilih adalah Mulai pengenal computer, belajar Microsoft Office Word, Microsoft office excel dan Microsoft Office PowerPoint.
Dalam proses Kegiatan belajar ketrampilan komputer, penciptaan suasana yang baik, di mulai dari keterbukaan nara sumber Sehingga para guru TK akan mengembangkan potensi dirinya melalui ungkapan isi hati tanpa rasa takut dan cemas, sekalipun berbeda pendapat dan boleh berbuat salah tanpa para guru TK terancam oleh sesuatu sanksi (dipermalukan, pemecatan, cemoohan, hinaan). suasana belajar yang kondusif akan mendorong para guru TK mau mencoba perilaku baru, berani tampil beda dan mau mencoba pengetahuan baru yang mereka peroleh, misalnya; pengoperasikan komputer tanpa ada tuntunan dari nara sumber. Walaupun sesuatu yang baru mengandung resiko terjadinya kesalahan, namun kekeliruan itu sendiri merupakan bagian yang wajar dari belajar.
Kegiatan swadaya dari para pengajar TK yang rata-rata usianya diatas 40 tahun berjalan baik pada akhirnya mereka sadar bahwa usia bukan suatu kendala untuk belajar suatu teknologi tetapi minat dan kemaunan harus lebih dikedepankan. Seperti kata pepatah dimana ada kemauan di sana pasti ada jalan.

Kiriman Dari :
Nama     : Arwiesmart Blogs
Alamat   : Ds. Buluputren Kec. Sukomoro Kab. Nganjuk
Read Post | komentar (1)

Pembaca Menulis Artikel

Tak terasa waktu sudah semakin melaju dengan kencangnya, dibarengi dengan perkembangan teknologi yang semakin canggih, kami pun sebagai warga Civitas Akademika Madrasah Aliyah Plus Ketrampilan Pesantren Sabilil Muttaqien Sugihwaras ngepeh loceret nganjuk  tahu dan ngerti akan pentingnya sebuah informasi di zaman yang serba instan ini, maka kami hadir untuk saling memberi dan menerima sebuah usulan, gagasan, ide, realita dan opini dari civitas maupun dari para alumni yang sudah tersebar di plosok antero jagad raya.

Dengan harapan semoga Pesantren Sabilil Muttaqien dalam pendidikan semakin maju dan berkembang pada khususnya dan juga Madrasah Aliyah Plus Ketrampilan PSM Loceret dapat terus jaya selamanya Amin...
bagi pembaca yang budiman jangan tinggal komputer di meja anda untuk dapat bisa mengirimkan artikel ataupun sejenisnya langsung saja kita Klik Disini  

Semoga apa yang diimpikan Civita Akademika dan semua khalayak umum berguna, berkah, Barokah serta Manfaat. Amin...

Klik Kolom Pembaca Menulis Artikel di MA Plus Ketrampilan

Read Post | komentar
Kolom Pembaca Menulis Artikel
Kami menerima artikel (teks + photo), kritik dan saran dari para Civitas MA PSM Loceret Atau Alumni yang sifatnya membangun. Kirim Disini

h Puasa Pada Bulan Ramadhan 14

Selamat Datang Peserta didik Baru Tahun Ajaran 2015-2016
 
© Copyright Madrasah Aliyah PSM Loceret - 2009-2014 - Some rights reserved | Powered by Blogger.com.
Published by Arwie Smart and Team IT
Selamat Datang di Website Resmi Madrasah Aliyah Plus Ketrampilan Pesantren Sabilil Muttaqien Dsn. Sugihwaras, Desa Ngepeh, Kec. Loceret Kab. Nganjuk, Madrasah Aliyah Berbasic Ketrampilan Plus, Kami menerima artikel (teks + photo), kritik dan saran dari para Civitas MA PSM Loceret Atau Alumni yang sifatnya membangun. Kirim Disini